Cari Blog Ini

Selasa, 19 Mei 2009

Blanc: Transfer Cannavaro-Diego Hampir Tuntas

Pemain belakang Real Madrid dan playmaker Werder Bremen itu segera resmi bergabung dengan Juventus.

19 Mei 2009 10:02:36

Fabio Cannavaro Show
Galeri Foto
Perbesar
Fabio Cannavaro Show

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Mohamad Yanuar

Rencana Juventus membawa pulang Fabio Cannavaro ke Turin mendekati kenyataan. Manajer umum Juventus Jean-Claude Blanc memastikan hal itu.

"Cannavaro akan menjadi transfer terpenting untuk kami, meski fans masih emosional dengan keputusannya pergi tiga tahun silam," ujar Blanc dikutip Tuttosport.

Ada pun Cannavaro sudah menjalani tes medis bersama Juventus dan tinggal menunggu finalisasi kesepakatan saja. Bahkan pemain berusia 35 tahun itu sempat ambil bagian pada laga amal Partita Del Cuore dinihari tadi.

Blanc juga menegaskan kesepakatan dengan Diego tinggal tahap penuntasan perjanjian saja.

"Kami fokus pada dua transfer penting dan semoga salah satunya bisa tuntas hari ini. Kesepakatan yang lain [Diego] akan lebih ditingkatkan usahanya oleh Alessio Secco dengan segenap kemampuannya dan kami bisa mengumumkan dalam beberapa hari ke depan."

Guti Ingin Messi, Kaka Dan Ronaldo Di Madrid

Gelandang veteran Real Madrid itu memiliki mimpi besar yang sulit terwujud.

19 Mei 2009 8:52:24

Guti, Espanyol-Real Madrid (MARCA)
Galeri Foto
Perbesar
Guti, Espanyol-Real Madrid (MARCA)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Mohamad Yanuar

Dengan pemilihan presiden di depan mata, banyak keinginan bermunculan. Harapannya, agar presiden baru Real Madrid nanti bisa mewujudkannya.

Guti Hernandez tak ketinggalan menyampaikan aspirasinya. Menurutnya, Real Madrid butuh pemain dengan kualitas dan nama besar.

"Di Madrid harus ada pemain terbaik. Saya harap Kaka, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi bisa ke sini," tandasnya kepada Cuatro.

Akan menjadi hal yang ambisius apabila memasang target mendatangkan tiga pemain itu ke Real Madrid. Namun jika hanya salah satunya, bukan tidak mungkin terjadi.

Florentino Perez adalah kandidat kuat presiden Real Madrid yang baru dan dia sudah memiliki rencana untuk menggaet Kaka atau Ronaldo dari klub lamanya.

COUNTDOWN TO ROMA FINALE: Henry & Iniesta Akan Berlaga Di Final

Dua pemain kunci siap turun membela Barcelona pada laga puncak Liga Champions pekan depan.

19 Mei 2009 22:48:03

CL: Andres Iniesta, Chelsea - Barcelona (PA)
Galeri Foto
Perbesar
CL: Andres Iniesta, Chelsea - Barcelona (PA)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Agung Harsya

Thierry Henry dan Andres Iniesta (foto) akan pulih tepat waktunya pada persiapan Barcelona menjelang laga final Liga Champions menghadapi Manchester United pekan depan.

Menurut L'Equipe dan Sport, Henry dan Iniesta siap kembali berlatih akhir pekan ini. Mereka berdua bahkan sudah mendapat lampu hijau untuk berlaga di Roma.

Henry akan memulai sesi latihan penuh akhir pekan ini setelah melalui program personal untuk memulihkan cedera yang dideritanya saat dihantam Sergio Ramos pada pertandingan melawan Real Madrid, awal bulan ini.

"Lutut Henry sudah stabil dan meski beresiko, dalam sepuluh hari seharusnya dia sudah pulih," ujar L'Equipe merujuk sumbernya di tim medis Barca.

Iniesta, yang menjaringkan gol untuk meloloskan Barca ke final, masih berjuang memulihkan diri dari sobekan kecil di salah satu otot kakinya.

Kedua pemain akan menjalani sesi latihan ganda setiap hari tanpa jeda agar fokus dan siap tampil pada laga puncak kelak.

Sacchi: Pemecatan Ranieri Adalah Sebuah Kesalahan

Arrigo Sacchi tidak sepakat terhadap waktu pemecatan yang dilakukan dewan direksi Juventus kepada Claudio Ranieri.

19 Mei 2009 23:00:08

Arrigo Sacchi (Foto Grazia Neri)
Galeri Foto
Perbesar
Arrigo Sacchi (Foto Grazia Neri)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Agung Harsya

Eks manajer timnas Italia Arrigo Sacchi (foto) ikut berkomentar soal pemecatan Claudio Ranieri yang berujung pada penunjukan Ciro Ferrara sebagai manajer Juventus.

"Melepas Ranieri merupakan pukulan bagi citra Juve," tukas figur pelatih yang dihormati Italia itu kepada Radio Kiss Kiss.

"Sungguh disayangkan seorang pelatih tak bisa menyelesaikan tugasnya. Jika mereka tidak puas, seharusnya mereka memberitahu dirinya dan melakukannya sejak awal."

Selain itu, Sacchi juga merasa pelatih AC Milan Carlo Ancelotti akan hengkang dari San Siro musim panas ini untuk menuju Real Madrid atau Chelsea.

"Saat dia pergi, aku yakin itu hanya perpisahan sederhana," ujarnya.

Terakhir kali Sacchi terlibat langsung dalam dunia sepakbola adalah saat menjadi direktur olahraga Madrid, sebelum mundur dan digantikan Predrag Mijatovic, 2005 silam.

Ancelotti siap tangani Chelsea

May 19, 2009 by bola

Pelatih AC Milan, Carlo Anclotti, membenarkan ia akan meninggalkan AC Milan dan melatih Chelsea pada musim depan. Pengumuman resmi akan dibuat segera setelah AC Milan menentukan penggantinya.

Menurut SunSport, keputusan mendadak dan mengejutkan itu terjadi setelah Milan kalah 1-2 dari Udinese, Sabtu (16/5).

Setelah duel itu, Ancelotti bertemu dengan Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, untuk membicarakan masa depannya.

Galliani mengaku bisa menerima kepergian Ancelotti. Setelah delapan musim bersama Milan, Galliani mengatakan Ancelotti bisa bergabung dengan Chelsea. Galliani berharap, Ancelotti bisa sukses di London.

Ancelotti kemudian menyampaikan keputusan itu kepada pemilik Chelsea, Roman Abramovic, Minggu (17/5). Kontrak senilai 22 juta poundsterling atau lebih dari Rp 348 miliar untuk masa kerja empat tahun akan ditandatangani setelah Ancelotti menjalani pemeriksaan medis.

Sebelumnya, Ancelotti sudah berniat akan tetap melatih Milan musim depan. Namun, ia berubah pikiran karena dijadikan kambing hitam kegagalan Milan musim ini oleh presiden Milan, Silvio Berlusconi.

Ferrara siap angkat Juventus

May 19, 2009 by bola

Ciro Ferrara

Pelatih sementara Juventus, Ciro Ferrara menilai, Juventus harus tampil di Liga Champions tanpa melalui babak kualifikasi.

Untuk itu, ia siap mengangkat Juventus dari krisis kemenangan di dua sisa pertandingan Serie-A.

Juventus mencatatkan rekor enam kali seri dan satu hasil kalah dalam tujuh pertandingan Serie-A terakhir. Akibatnya, posisi ketiga yang ditempati Juventus, terancam direbut Fiorentina.

Sebelum keadaan bertambah kacau, manajemen memutuskan memecat Claudio Ranieri. Pelatih tim muda Juventus, Ciro Ferrara, ditunjuk sebagai pengganti.

Tugas Ferrara adalah mengakhiri paceklik kemenangan Juventus. Dengan begitu, Juventus akan mengakhiri musim di tempat ketiga dan langsung lolos ke Liga Champions. Ferrara menyanggupinya.

"Saya sudah bicara kepada direksi kemarin dan saya berharap bisa berguna. Saya tak meminta apa-apa dan sangat siap membantu klub seperti yang sudah saya lakukan sejak 1994," ungkap Ferrara.

"Kita tahu bahwa "I Bianconeri" perlu bermain di Liga Champions tanpa harus memainkan babak kualifikasi," lanjutnya.

Ferrara adalah bek Juventus 1994-2005. Selama itu, ia bermain sebanyak 253 kali di Serie-A. Sejak 2006, ia dipercaya melatih tim muda Juventus. Ia juga masuk dalam tim teknikal Piala Dunia Italia membantu pelatih utama, Marcello Lippi.

RESMI: Cannavaro Gabung Ke Juve

Fans tetap menyambut Fabio Cannavaro yang kembali membela Juventus.

19 Mei 2009 18:40:32

Del Piero, Cannavaro, Real Madrid-Juventus (Marca)
Galeri Foto
Perbesar
Del Piero, Cannavaro, Real Madrid-Juventus (Marca)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Ivena Kasatyo

Bek Fabio Cannavaro resmi bergabung kembali dengan bekas klubnya Juventus setelah tiga musim bermain untuk Real Madrid. Ia mulai bergabung pada 1 Juli saat kontraknya di Madrid berakhir.

“Fabio Cannavaro kembali bersama Juventus mulai Juli. Juventus sudah menandatangani kontrak Fabio Cannavaro yang berlaku mulai 1 Juli 2009 sampai 30 Juni 2010. Sebagai catatan, kontrak pemain dengan Real Madrid berakhir pada 30 Juni 2009.” Demikian penjelasan dari situs resmi Juventus.

Cannavaro tampak gembira bisa bergabung kembali dengan Juve yang ditinggalkannya pada 2006.

“Saya bangga bisa mengenakan kostum Bianconeri lagi,” kata Cannavaro kepada La Stampa.

Kapten tim nasional Italia meninggalkan Juve saat mendapat sanksi turun ke Serie B Italia karena skandal Calciopoli. Suporter tampaknya kecewa dengan kepergian Cannavaro. Karena itu sempat muncul keraguan apakah bek berusia 35 ini bisa diterima kali oleh fans Bianconeri.

Ternyata, ia mendapat sambutan hangat dari fans saat tampil di pertandingan amal antara tim Alessandro del Piero melawan tim seleksi penyanyi Italia di Stadion Olimpico, Senin (18/5).

Alex dan Zizou sambut Ferrara

May 19, 2009 by bola

Alessandro Del Piero

Keputusan manajemen Juventus menunjuk Ciro Ferrara sebagai caretaker pelatih dapat sambutan positif dari Alessandro del Piero dan Zinedine Zidane. Pertanda dia bakal lama di Olimpico Turin?

Meski belum pernah menjadi pelatih kepala, Ferrara dipilih Juventus mengisi kekosongan posisi menyusul pemecatan Ranieri kemarin.

Statusnya sebagai asisten Marcello Lippi di timnas Italia dan direktur akademi sepakbola Juventus dianggap cukup untuk memberi hasil yang diinginkan di dua laga terakhir Seri A.

Meski keputusan memberhentikan Ranieri dipertanyakan beberapa pihak, namun penunjukkan Ferrara dapat apresiasi positif. Setidaknya hal tersebut datang dari sang kapten, Alessandro Del Piero dan pemain legendaris Bianconeri, Zinedine Zidane.

"Anda orang yang hebat, Ciro. Sebelumnya Anda adalah kapten kami dan sekarang saya akan menjadi salah satu pemainmu. Bersama kita akan menang lagi," ungkap Del Piero di Goal.

Pernyataan senada datang dari mantan pemain Juventus, Zinedine Zidane. Legenda sepakbola Prancis itu yang kebetulan tengah berada di Italia untuk menjalani laga amal juga menyambut baik penunjukkan pesepakbola yang sempat berseragam "Hitam-Putih" dalam selang 1994-2005 itu.

"Saya ikut gembira untuk Ciro dan saya harap dia akan bisa memenangi dua pertandingan sisa untuk mengamankan posisi tiga dan semoga bisa lebih baik lagi. Saya tak benar-benar tahu soal kondisi yang terjadi, tapi jika Juve memutuskan mengganti pelatih, saya pikir itu terjadi karena mereka tak bisa melakukan yang sebaliknya," pungkas Zizou.

Senin, 18 Mei 2009

RESMI: Juve Pecat Ranieri

Juventus memecat Claudio Ranieri dan menunjuk Ciro Ferrara sebagai penggantinya.

19 Mei 2009 0:08:49

Claudio Ranieri - Juventus (Grazia Neri)
Galeri Foto
Perbesar
Claudio Ranieri - Juventus (Grazia Neri)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Agung Harsya

Juventus secara resmi melengserkan Claudio Ranieri (foto) dari jabatannya sebagai pelatih dan menugaskan Ciro Ferrara sebagai pelatih pengganti.

"Ciro Ferrara menjadi pelatih baru Juventus," tulis pernyataan dalam laman resmi klub.

"Juventus mengumumkan telah memecat Claudio Ranieri."

"Mulai hari ini, tim ini akan diserahterimakan dan ditangani oleh Ciro Ferrara. Juventus mengucapkan terima kasih kepada Ranieri selama dua musim bertugas bersama kami."

"Kami berharap Ferrara mampu menuai sukses dalam waktu dekat."

Konferensi pers dengan Ferrara akan dilakukan pukul 18:15 waktu setempat atau tengah malam WIB.

Kabar ini merupakan hasil dari pertemuan yang digelar Jean-Claude Blanc dan Alessio Secco. Eks bek Juve Ferrara disebut akan segera bertugas dan itu menjadi kenyataan.

Selain menangani klub dalam dua partai tersisa Serie A Italia musim ini, tak tertutup kemungkinan Ferrara melanjutkan kiprahnya musim depan. Namun, kabar tersebut masih menunggu konfirmasi. Konferensi pers lanjutan tampaknya akan memberi kejelasan.

Ancelotti Pergi, Eksodus Pemain Tak Terhindarkan

Kaka dan Pirlo akan mengikuti ke mana pun Carlo Ancelotti pergi. Clarence Seedorf berniat main di Liga Primer sebelum pensiun.

16 Mei 2009 9:24:23

Carlo Ancelotti - Milan (Grazia Neri)
Galeri Foto
Perbesar
Carlo Ancelotti - Milan (Grazia Neri)

Hal-Hal Terkait

Tim

Oleh Aditya Ramadhan

AC Milan akan menghadapi eksodus pemain jika pelatih Carlo Ancelotti meninggalkan San Siro pada akhir musim.

Tuttosport melaporkan Kaka, Andrea Pirlo, dan Clarence Seedorf, menyatakan siap menigngalkan I Rossoneri jika Ancelotti menerima tawaran Chelsea.

Kaka telah lama dikaitkan dengan Chelsea dan Real Madrid. Andrea Pirlo juga berniat mengikuti perjalanan Ancelotti ke klub barunya. Sedangkan Seedorf menyatakan berniat bermain di Liga Inggris, sebelum gantung sepatu.

Surat kabar itu memberitakan ketiga pentolan Milan itu mengeluarkan pernyataan setelah terdengar kabar presiden Silvio Berlusconi terlibat konflik dengan Ancelotti. Wakil presiden AC Milan Adriano Galliani sempat membantah kabar itu, tapi pemain terlanjur percaya.

"Tidak ada masalah antara Berlusconi dan Ancelotti," kata Galliani.

"Saya ulangi, tidak ada pertemuan antara keduanya. Hubungan keduanya juga baik-baik saja," demikian Galliani.

Ferrara Diperkenalkan Sebagai Pelatih Juve

Ciro Ferrara sudah mulai diperkenalkan sebagai manajer baru Juventus yang akan menjabat sampai akhir musim ini.

19 Mei 2009 4:41:04

Alex Del Piero & Ciro Ferrara - Juventus (Grazia Neri)
Galeri Foto
Perbesar
Alex Del Piero & Ciro Ferrara - Juventus (Grazia Neri)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Henry AA

Claudio Ranieri dipecat setelah gagal membawa Juve meraih kemenangan dalam dua bulan terakhir. Ia resmi digantikan Ciro Ferrara yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih tim yunior Juve mulai hari ini, Selasa (19/5).

Mantan bek Juve dan Napoli itu diperkenalkan dalam sebuah konperensi pers oleh direktur klub Jean-Claude Blanc, Senin (18/5) malam waktu Italia.

"Saat ini masih terasa sulit untuk menyimpulkan apakah prestasi klub di musim ini menurun karena faktor fisik atau mental," ucap sang pelatih baru ini melalui Tuttosport.

"Bagi saya yang terpenting adalah motivasi para pemain. Terkadang perlu melakukan hal kecil yang penting untuk mengatasi momen-momen sulit."

Ferrara menyatakan ia akan berusaha menjalankan tugas barunya ini dengan sebaik-baiknya. Ia juga tak ingin masa lalu Juve kembali diangkat karena bisa mempengaruhi konsentrasi dan kinerja tim.

Pria berusia 42 tahun ini juga akan tetap berperan sebagai asisten pelatih timnas Italia, Marcelo Lippi. Ia pun belum mengetahui apakan kontraknya di Juve hanya sampai akhir musim ini atau akan diperpanjang.

"Saya sudah mengatakan pada Blanc dan Secco kalau saya menyerahkan penilaian dan keputusan pada mereka. Kalau saya memang hanya diberi mandat sampai akhir musim ini lalu diganti pelatih lain, saya tidak akan keberatan," ungkapnya.

Ferrara memperkuat Juve dari tahun 1994 sampai 2005. Ia berhasil mempersembahkan banyak piala, termasuk piala Liga Champions 1996.

Juventus terus loyo

May 18, 2009 by bola

Camoranesi dijegal Manfrendini (Getty)

Juventus gagal memanfaatkan kekalahan AC Milan dari Udinese pada Sabtu (16/5). Tampil di kandang sendiri, Juve masih sempoyongan dan dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Atalanta dalam lanjutan Serie-A, Minggu (17/5).

Tambahan satu poin membuat Juventus masih tertinggal tiga angka dari Milan di tempat kedua.

Juventus gagal mengulang permainan terbaiknya saat melawan Milan, pekan lalu. Atalanta justru mampu menekan lebih dulu dan unggul melalui gol Luca Cigarini pada menit kedua. Memanfaatkan umpan Cristiano Doni, Cigarini menembakkan bola dari luar kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang Gianluigi Buffon.

Tertinggal satu gol, Juventus tak lantas bangkit. Duet gelandang tengah Atalanta, Francesco Parravicini dan Luca Cigarini terus mengacak-acak lini belakang Juventus.

Tekanan Atalanta nyaris membuahkan gol kedua pada menit ke-22. Sayang, tembakan Cigarini ke pojok kanan bawah berhasil diamankan Buffon.

Di tengah gencarnya serbuan musuh, Juventus akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-26 melalui Vincenzo Iaquinta. Ia berhasil menanduk sodoran bola dari Pavel Nedved masuk ke pojok kiri bawah gawang Andrea Consigli.

Berhasil mencetak gol tak membuat permainan Juventus lebih baik. Cristiano Zanetti dan Christian Poulsen masih kesulitan menciptakan kreasi serangan. Rapatnya lini tengah dan belakang Atalanta menyulitkan mereka berpenetrasi.

Meski begitu, Cristiano Zanetti akhirnya berhasil membawa "Si Nyonya Tua" unggul melalui golnya pada menit ke-36. Dari luar kotak penalti, Zanetti menembakkan bola ke tengah atas gawang Andrea Consigli.

Tertinggal tak menyurutkan serangan Atalanta. Melalui permainan sayap dan umpan silang, mereka membuat Zdenek Grygera dkk kesulitan.

Ketekunan Atalanta akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan di menit ke-44 melalui Maximiliano Pellegrino. Mendapat bola dari Gianvito Plasmati, Pellegrino menanduk bola ke sudut kiri bawah gawang Buffon.

Memasuki babak kedua, Atalanta mempertahankan dominasinya. Setidaknya hingga menit ke-60, Atalanta menciptakan tiga peluang emas.

Tembakan Cercidi tengah kotak penalti pada menit ke-52 berhasil dimentahkan Buffon. Dua menit kemudian, tembakan jarak jauh Cigarini kandas membentur mistar gawang Buffon.

Sementara pada menit ke-60, Plasmati menembakkan back-pass Mauro Camoranesi kepada Buffon, langsung ke tengah gawang. Lagi-lagi, jangkauan tangan Buffon mematahkan ancaman ini.

Memasuki menit ke-70, permainan Juventus mulai bisa melepaskan diri dari penjagaan tuan rumah. Pergerakan Nedved cukup bisa menjadi andalan membongkar benteng Atalanta. Pada menit ke-72, Nedved berpeluang membawa timnya kembali unggul. Sayang, tembakan jarak jauhnya mendarat tepat di pelukan Consigli.

Empat menit berikutnya, umpan silang Nedved juga nyaris berujung gol. Sayang, tandukan Camoranesi juga masih jatuh dalam dekapan Consigli.

Memasuki menit ke-80, Atalanta mulai mengambil posisi bertahan dan mengurangi pertempuran di lini tengah. Juventus pun punya lebih banyak kesempatan menyerang.

Iaquinta dan David Trezeguet memang mendapat sejumlah peluang. Namun, hingga akhir pertandingan, tak ada gol tercipta. Consigli paturu mendapat acungan jempol untuk sejumlah penyelamatan pentingnya di menit-menit akhir.

Bagi Atalanta, hasil duel ini tak banyak memengaruhi nasib mereka di klasemen. Mereka masih bertahan di peringkat ke-11 dengan 46 poin.

Susunan pemain:
Juventus: Buffon; Mellberg, Legrottaglie, De Ceglie (Zebina 78), Grygera; Zanetti (Trezeguet 72), Poulsen, Nedved, Camoranesi; Iaquinta, Amauri (Del Piero 60)

Atalanta: Consigli; Manfredini, Capelli (Girasole 90), Bellini, Garics (Pellegrino 42); Parravicini, Cigarini, Cerci (Peluso 70), Defendi; Doni, Plasmati

Mourinho puji profesionalisme Nerazzurri

May 18, 2009 by bola

Jose Mourinho (AP)

Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, gembira karena pemainnya selalu menunjukkan profesionalitas. Para pemain tetap bermain ngotot mengejar kemenangan meski gelar juara Serie A sudah di tangan.

“Saya gembira atas performa tim karena tim tidak ingin main-main, mereka tetap serius pada laga ini,” kata Mourinho usai menaklukkan Siena dengan skor 3-0, Minggu (17/5).

“Sukses ini melengkapi pesta kami dan kini kami dapat bersantai dan menikmatinya. Ini kemenangan penting, jika tidak pesta akan sia-sia. Itulah (bukti) profesionalisme dan kerja keras menjadi kekuatan kami," tambahnya.

Untuk itu, Mourinho memuji sejumlah pemain yang menjadi kunci keberhasilan timnya musim ini. Menurutnya, kiper Julio Cesar dan kapten Javier Zanetti merupakan dua di antara pemain utama bagi kesuksesan "I Nerazzurri".

"Julio Cesar sangat penting dan meyakinkan saya bahwa mereka bisa mencapainya. Dia kiper hebat dan orang yang melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh. Dia gampang menangis," ungkap "The Special One".

"Pemain yang sangat mengejutkan saya adalah Zanetti. Saya kira dia pasti memiliki paspor palsu. Ada sejumlah kesalahan, dia sepuluh tahun lebih muda. Dia luar biasa," canda Mourinho.

Mourinho juga menyebut striker Zlatan Ibrahimovic sebagai orang paling berpengaruh bagi timnya untuk meraih kemenangan.

Ibrahimovic masih bisa menyandang predikat pencetak gol terbanyak dengan koleksi sementara 22 gol. Mourinho menginginkan gelar tersebut karena gelar itu akan menaikkan gengsi bagi Ibra dan Inter.

“Saya juga agak terganggu dengan beberapa sentuhan hari ini karena Ibrahimovic masih dapat memenangi gelar Capocannoniere. Itu tidak hanya prestisius baginya, tapi juga bagi klub, jadi setiap orang yang bermain harus memberi peluang mencetak gol baginya,” tambahnya.

Minggu, 17 Mei 2009

Menang telak, Inter sempurnakan pesta Scudetto

May 18, 2009 by admin

Pemain Inter rayakan Scudetto ke-17 (Getty)

Inter Milan menyempurnakan gelar scudetto ke-17 mereka dengan menghajar Siena 3-0 dalam lanjutan Liga Serie-A, Minggu (17/5). Pesta scudetto di Stadion San Siro pun semakin meriah.

Ribuan suporter yang sehari sebelumnya sudah merayakan kepastian Inter juara setelah AC Milan kalah 2-3 dari Udinese, semakin gembira di Stadion San Siro.

Mereka kembali meluapkan kegembiraan di stadion tersebut. Kemenangan 3-0 atas Siena seolah menjadi bonus yang makin membuat pesta lebih bergairah.

Para pemain pun tampak ikut merasakan suasana yang bahagia itu. Setelah menghajar Siena, mereka memberi tepuk tangan ke arah penonton. Nyanyian-nyanyian khas Inter pun semakin keras didendangkan ribuan suporter.

Meski begitu, pertandingan ini cukup menegangkan. Sebab, Inter memang sempat tertekan pada lima menit awal. Hasilnya, Siena berhasil menciptakan peluang emas saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Memanfaatkan umpan Daniele Galloppa, Calaio menembakkan bola ke sudut kanan atas gawang Cesar. Namun, bola berhasil ditepis Cesar ke luar lapangan.

Memasuki menit ketujuh, Inter baru mendapat kesempatan menguasai bola. Namun, sebelum berhasil menciptakan serangan berbahaya, Siena kembali merebutnya dan melanjutkan serangan.

Setelah berkali-kali usahanya dikandaskan Walter Samuel dkk, Siena akhirnya kembali mampu menciptakan peluang gol melalui Galloppa pada menit ke-21. Setelah mendapatkan bola dari Codrea, Galoppa menembakkan dari luar kotak penalti ke tengah bawah gawang. Peluang ini berhasil dimentahkan kibasan tangan Cesar.

Tak mau terus tertekan, Inter bermain lebih ofensif. Selain kiper dan bek, semua pemain mengurung kotak penalti Siena. Meski begitu, Siena berhasil membalik keadaan dan kembali menekan.

Terus tertekan, Inter malah mampu unggul lebih dulu pada menit ke-43 melalui Esteban Cambiasso. Gol bermula dari bola muntah hasil tembakan Dejan Stankovic yang ditepis Curci. Bola yang kemudian jatuh di kaki Cambiasso langsung ditembakkan kembali ke tengah bawah gawang Curci.

Memasuki babak kedua, Inter seperti membiarkan lawan menekan. Pemain Siena terpancing untuk maju menyerang. Pada menit ke-52, Siena yang sedang asyik menyerbu dikagetkan serangan balik Inter yang berujung terciptanya gol dari kaki Mario Balotelli.

Begitu menguasai bola, Figo melepas umpan lambung jauh ke depan. Balotelli berhasil menjangkau bola dan masuk ke dalam kotak penalti. Setelah mengecoh Curci, Balotelli mengirim bola dengan punggung kaki kanannya. Skor 2-0 untuk Inter.

Unggul satu gol, Inter kembali membiarkan diri ditekan. Siena mencoba memanfaatkan keadaan untuk menciptakan peluang. Rupanya, Siena terjebak oleh perangkap Inter. Baru setelah Siena terkesan frustrasi, Inter gantian menekan. Pada menit ke-76, Zlatan Ibrahimovic menyempurnakan kemenangan Inter 3-0.

Mendapat umpan dari Amantino Mancini, Ibrahimovic melepaskan tendangan keras melewati selangkangan Gurci. Sempurna sudah kemenangan Inter, juga selebrasi mereka atas sukses meraih gelar scudetto.

Susunan pemain:
Inter: Cesar (Orlandoni 78); Samuel, Cordoba, Chivu, Zanetti; Cambiasso, Muntari, Stanckovic; Balotelli (Mancini 73), Ibrahimovic, Figo (Santon 61)

Siena: Curci; Brandao, Portanova, Del Grosso, Del Prete; Codrea (Coppola 46), Kharja (Jarolim 46), Galloppa, Vergassola; Maccarone, Calaio

Liverpool depak WBA dari Premier League

May 18, 2009 by bola

Jamie Carragher ribut dengan Alvaro Arbeloa (AP)

West Bromwich Albion menjadi tim pertama yang tersingkir dari Liga Primer Inggris musim depan. Kekalahan 0-2 dari Liverpool, Minggu (17/5), membuat "The Baggies" tak mungkin mengejar zona aman.

"The Throstles" sebetulnya bisa mendapat hasil lebih baik karena mereka bermain ngotot di Stadion The Hawthorns.

Sadar bahwa duel ini sangat menentukan nasib mereka, WBA memeragakan permainan cepat sejak menit awal.

Baru lima menit berjalan, Jonathan Greening hampir membuat tuan rumah unggul. Dua kali ia mengetes ketahanan kiper Pepe Reina lewat tendangan jarak dekat dari sisi kiri. Namun, peluang emas itu gagal karena Reina berhasil menahan kedua tendangan tersebut.

Merasa mendapat angin, tim asuhan Tony Mowbray itu terus menyalurkan gelombang serangan. Namun, karena kalah kualitas, upaya itu hanya membuahkan hasil sia-sia. WBA justru melakukan kesalahan yang berakibat gol bagi tim tamu pada menit ke-28.

Gol bermula dari kelengahan Shelton Martis ketika mengontrol bola di sayap kanan pertahanannya sendiri. Steven Gerrard membaca gelagat kesalahan Martis itu dan langsung mencuri si kulit bulat. Dalam sekejap, Gerrard membawanya ke kotak penalti, lalu menaklukkan kiper Dean Kiely.

Gol itu melecut semangat tuan rumah untuk mengejar ketinggalan. Sayangnya, kemampuan mereka masih belum bisa mengatasi kekuatan "The Reds". Sebaliknya, Liverpool juga tidak kurang usaha mendongkel pertahanan lawan. Akan tetapi, upaya-upaya yang dilakukan Fernando Torres juga kandas di tangan lawan. Skor 0-1 tetap bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, WBA semakin memburu kemenangan. Tujuh menit berlalu, tuan rumah kembali mengancam lewat Juan Carlos Menseguez. Reina kembali tampil sebagai pahlawan "The Kop" dengan menyelamatkan gawangnya dari bidikan Menseguez.

Teror ke gawang Reina lagi-lagi muncul pada menit ke-60. Menseguez lepas dari kawalan dan leluasa memberikan bola kepada Marc-Antoine Fortune di depan gawang. Sayangnya, posisi Fortune tidak tepat sehingga gagal menendang si kulit bulat.

Kegagalan itu lagi-lagi dibayar mahal karena Dirk Kuyt membuat tim tamu bertambah unggul pada menit ke-63. Kuyt yang mendapat umpan di dekat lapangan tengah kemudian mengirim tendangan ke dekat tiang kanan dan berbuah gol.

Kemenangan 2-0 membuat Liverpool mulai menemukan permainan terbaiknya dan kali ini giliran menekan lawan. Hanya jeda satu menit, Lucas Leiva seharusnya bisa menambah gol tapi Kiely berhasil menepis tendangannya.

West Brom terus menunjukkan perlawanan dan beberapa kali menciptakan kemelut di kotak penalti "The Kop". Kesempatan mereka lagi-lagi gagal ketika tendangan Luke Moore membentur palang gawang pada menit ke-78.

Tekanan bertubi-tubi itu justru membuat dua bek Liverpool, Jamie Carragher dan Alvaro Arbeloa, bersitegang dan saling dorong sehingga wasit harus mengingatkan keduanya. Namun, sampai akhir pertandingan, Liverpool tetap tidak kebobolan.

Hasil ini tidak menambah nilai WBA di dasar klasemen Liga Inggris. Dengan 31 poin dan satu laga tersisa, WBA tak mungkin mengejar Hull City di urutan ke-17 dengan nilai 35.

Susunan pemain:
West Brom: Kiely; Zuiverloon, Martis (Valero 57), Olsson, Donk; Brunt, Koren, Mulumbu Moore 68), Greening; Menseguez, Fortune.

Liverpool: Reina; Arbeloa, Carragher, Agger, Insua; Mascherano, Lucas, Benayoun (NGog 73), Kuyt, Gerrard; Torres (Babel 68).

Chelsea hajar Blackburn 2 - 0

May 18, 2009 by admin

Hiddink salami para pemain Chelsea (AP)

Blackburn Rovers tak kuasa menghadapi serangan cepat Chelsea dalam duel Liga Inggris pekan ke-37 di Stamford Bridge, Minggu (17/5). Chelsea akhirnya menang dengan skor 2-0 berkat gol Florent Malouda dan Nicolas Anelka.

Duel yang sudah tak menentukan lagi bagi kedua tim itu terlalu didominasi oleh tuan rumah.

Sejak menit awal, "The Blues" yang sudah pasti duduk di peringkat ketiga sama sekali tak memberi kesempatan bagi Rovers untuk bergerak.

Hanya perlu empat menit bagi John Terry cs untuk mengubah skor. Anelka yang menusuk dari sayap kiri mengirim bola ke tengah kotak penalti. Malouda menyambutnya dengan kepala dan koyaklah gawang Paul Robinson.

Sejak saat itu, gawang Robinson terus-menerus mendapat ancaman dari pemain lawan. Pada menit ke-10, Anelka mengirim tendangan ke gawang, tapi Robinson berhasil menahannya. Tujuh menit kemudian, sepakan Frank Lampard membentur mistar gawang. Tak lama berlalu, Robinson kembali menggagalkan tendangan Anelka.

Di sisi sebaliknya, Blackburn pun tampil ngotot dan mampu mengimbangi kecepatan gerak "The Pensioners". Sayangnya, beberapa kesempatan yang diperoleh Morten Gamst Pedersen maupun Christopher Samba selalu gagal diselesaikan dengan baik. Skor 1-0 tak berubah hingga babak pertama selesai.

Usai jeda, Chelsea kembali menunjukkan keperkasaannya. Setelah umpan Lampard kepada Malouda terbuang percuma, Anelka memperbesar keunggulan tuan rumah pada menit ke-59. Striker Perancis itu menyambut sodoran bola dari Didier Drogba dengan tendangan yang membelah kepungan lawan. Inilah gol ke-18 bagi Anelka dan membuatnya sepadan dengan Cristiano Ronaldo di posisi teratas pencetak gol terbanyak Liga Inggris.

Dua menit usai gol kedua, Lampard kembali menguji ketahanan Robinson. Kali ini mantan utama Inggris itu lebih tangguh dan menggagalkan peluang tersebut. Situasi seperti babak pertama pun kembali terjadi di mana Chelsea merangsek dari semua lini. Jebakan offside dari pemain tamu kerap tak berhasil.

Peluang Blackburn pun tak banyak. Hanya Tugay Kerimoglu yang sempat mengancam gawang Petr Cech pada menit ke-70. Namun, tendangan Tugay pun bisa diblok oleh Cech. Skor pun tak berubah hingga pertandingan usai.

Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Bosingwa, Alex, Terry, A. Cole; Essien, Mikel, Lampard; Malouda, Drogba, Anelka.

Blackburn: Robinson; Andrews, Nelsen (Doran 45), Givet (Khizanishvili 46), Warnock, Tugay; Grella, Villanueva; Diouf, Pedersen (McCarthy 65), Samba.

Barca siap catat sejarah


May 17, 2009 by admin

Suporter Barcelona pesta (Getty)

Berhasil memastikan dua gelar dalam sepekan, Barcelona bersiap mengukir sejarah sebagai tim Spanyol pertama yang berhasil menggondol tiga gelar sekaligus dalam satu musim.

Barca memastikan gelar juara Liga Spanyol tanpa bertanding setelah tim peringkat dua, Real Madrid, dibungkam Villarreal 2-3 di El Madrigal, Minggu (17/5/2009) dinihari WIB.

Gelar ini merupakan titel kedua yang direngkuh Barca. Tiga hari sebelumnya Azulgrana berhasil mememenangi Copa del Rey dengan mengalahkan Athletic Bilbao di final.

Menanggapi sukses timnya ini, presiden klub Juan Laporta menyebut bahwa musim ini sangat menakjubkan bagi timnya dan sebuah pencapaian yang mengagumkan.

"Ini adalah salah satu musim terbaik sepanjang sejarah Barca," demikian Laporta kepada Barca TV, tak lama setelah Madrid kalah dari Villarreal dan timnya mengunci gelar juara liga.

"Kami sedang menjalani sebuah mimpi meraih banyak rekor dalm satu tahun. Gelar ganda ini bersejarah dan kami harus menikmatinya."

Tak puas hanya dengan raihan dua gelar, Laporta menyatakan bahwa timnya tengah bersiap untuk merebut gelar Liga Champions sebagai gelar penutup di musim ini.

"Skuad yakin bahwa mereka dapat memenangi treble, dan (pelatih) Pep (Guardiola) telah berbicara pada saya bahwa mereka memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri."

Barca akan melakoni partai final Liga Champions melawan Manchester United pada 27 Mei di Roma. Jika Barca berhasil memenangi partai tersebut, maka tim asal Catalan ini akan menjadi tim Spanyol pertama yang dapat mengawinkan gelar Copa del Rey, La Liga, dan Liga Champions dalam satu musim.

Sabtu, 16 Mei 2009

MU raih gelar juara Premier League ke-18


May 17, 2009 by bola

Pemain MU rayakan gelar juara EPL (Reuters)

Tidak ada ulangan dua kemenangan atas Arsenal di semifinal Liga Champions, tidak ada gol pula yang tercipta di pertandingannya malam ini, Sabtu (16/5/2009). Yang ada adalah publik Old Trafford berpesta.

Itulah ending yang manis dari kiprah Manchester United di kompetisi Liga Inggris musim ini, walaupun mereka masih punya sisa satu pertandingan melawan Hull City minggu depan.

Hasil seri 0-0 melawan Arsenal hari ini yang memberi mereka gelar juara satu minggu lebih cepat.

MU yang hanya butuh seri untuk mempertahankan titelnya tersebut, tampil agresif sejak menit awal. Dari segi penguasaan bola, pasukan Sir Alex Ferguson ini sedikit di atas lawannya.

Meski kerap menekan dan berhasil membuat sibuk pertahanan Arsenal, tapi tidak banyak tembakan berbahaya yang mengarah ke gawang Lukasz Fabianski. Beberapa di antaranya didapat Wayne Rooney, tapi sundulannya melenceng tipis di kanan gawang, lalu tendangan Ryan Giggs dari jarak dekat yang melambung.

Di menit terakhir Cristiano Ronaldo memiliki kesempatan dari spesialisasinya, mengambil free kick dari luar kotak penalti. Namun tembakan kerasnya tidak tepat sasaran.

Sementara itu Arsenal memberi perlawanan yang cukup baik. Serangan balasan Cesc Fabregas dkk cukup gencar dilakukan dalam tempo cepat, tapi tidak pula sampai terlalu membahayakan.

Kans terbesar The Gunners terjadi di menit 13 ketika Robin van Persie lolos dari posisi offside untuk menyambut umpan Fabregas, namun sundulannya melewati mistar gawang Edwin van der Sar. Begitu pula tembakan Alex Song di menit 42, yang malah terhalang Van Persie di kotak penalti MU.

Di babak kedua MU tetap mencoba mengendalikan permainan. Namun perlahan tapi pasti malah tamunya yang bermain makin baik. Di menit 57 misalnya, sebuah kerja sama cantik diperagakan anak-anak London utara itu di wilayah pertahanan tuan rumah, tapi sentuhan akhir dari Gibbs melenceng.

Dua menit kemudian MU melakukan serangan balasan. Menerima umpan silang Rooney, Tevez berhasil mengalahkan Kolo Toure persis di tengah kotak penalti. Ketika situasi membahayakan buat Arsenal, Fabianski membuat tekel sodokan yang krusial dan membuyarkan lawannya itu.

Itu pula peluang terakhir yang dimiliki Tevez dalam laga ini. Selang enam menit, ia ditarik keluar dan digantikan Park Ji Sung. Yang menarik, ketika melihat nomor punggung dirinya diperlihatkan ofisial di pinggir lapangan, wajahnya tampak tak puas dan ia sempat menggeleng-gelengkan kepala.

Penonton memberi standing applaus dan banyak yang memperlihatkan poster-poster yang menunjukkan rasa sayang mereka pada pemain internasional Argentina itu. Tevez lalu membalas penghormatan itu dengan melambaikan kedua tangannya. Dengan kontrak peminjamannya yang akan habis di akhir musim, dan hingga kini MU belum memperpanjangnya, inikah pertanda bahwa Tevez baru saja memainkan pertandingan terakhirnya di Old Trafford?

Kembali ke lapangan, Park langsung mencetak gol hanya beberapa menit setelah menjejak rumput arena. Namun gol itu tidak sah karena ia dalam posisi offside.

Sementara itu Arsenal bermain lebih bagus lagi setelah Theo Walcott dan Nicklas Bendtner masuk menggantikan Andrit Arshavin dan Samir Nasri. Di 10 menit terakhir mereka menguasai permainan dan terus memberi tekanan cukup hebat ke jantung pertahanan MU.

Meski begitu, sampai pertandingan berakhir tidak tercipta gol, dan kedudukan di awal dan akhir laga tetap sama, 0-0. Ini sudah cukup bagi MU memastikan gelar juara untuk kali ke-18, menyamai rekor terbanyak milik Liverpool. Lebih spesifik, mereka mencetak hat-trick juara Premiership, karena dua musim sebelumnya yang menjadi yang terbaik di tanah Inggris.

Susunan pemain:

MU: Van der Sar, O'Shea, Vidic, Evans, Evra, Carrick, Fletcher, Giggs, Ronaldo, Tevez (Park 67), Rooney (Anderson 90)

Arsenal: Fabiansi, Sagna, Toure, Song, Gibbs (Eboue 77), Denilson, Fabregas, Nasri (Bendtner 69), Diaby, Arshavin (Walcott 69), Van Persie

Milan kalah, Inter pertahankan gelar Scudetto


May 17, 2009 by bola

Maldini vs Flores (AP)

AC Milan mengantarkan scudetto kepada Inter Milan usai tumbang 1-2 di tangan Udinese dalam lanjutan Serie-A, Sabtu (15/5). Dengan 71 poin dan dua laga sisa, Milan sudah tak mungkin menyalip perolehan Inter saat ini, yaitu 78 poin.

Maka, sudah pasti Inter akan menggelar pesta di San Siro saat menjamu Siena, Minggu (17/5). Menang atau kalah, Inter akan melakukan selebrasi dan pesta.

AC Milan sebenarnya ingin terus menekan Inter Milan dan menunggu apakah akan ada keajaiban. Namun, tampil di kandang Udinese, mereka kehilangan geregetnya.

Sejak menit awal, Udinese menekan "Il Diavolo Rosso". Selama separuh babak pertama, Kwadwo Asamoah, Simone Pepe, dan Fabio Quagliarella bergantian mengancam gawang Milan. Untung bagi Milan, kiper Dida tampil luar biasa.

Milan baru bisa balas menyerang pada menit ke-24 melalui Clarence Seeforf. Dari luar kotak penalti, Seedorf melepas tendangan ke tengah atas gawang. Usaha Seedorf bisa dimentahkan Samir Handanovic.

Meski belum berbuah gol, upaya itu melancarkan permainan Milan. Hingga menit ke-27, Milan mendapatkan dua peluang gol melalui Paolo Maldini. Lagi-lagi, usaha Milan kandas oleh Handanovic.

Terus menyerang, Milan dikejutkan oleh keputusan penalti wasit Nicola Rizzoli, menyusul pelanggaran Paolo Maldini kepada Antonio Floro Flores. Maldini mendapat kartu kuning atas pelanggaran ini.

Gaetano D'Agostino yang dipercaya mengeksekusi penalti, melepas bola ke sudut kanan atas gawang. Kali ini, Dida telat bereaksi sehingga skor berubah 1-0 untuk Udinese.

Tertinggal satu gol, Milan melanjutkan tekanan. Namun, Udinese yang tak mau kehilangan tiga angka merapatkan barisan. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan Udinese.

Memasuki babak kedua, Udinese kembali berinisiatif menyerang. Permainan cepat Udinese membuahkan gol kedua yang dicetak oleh Christian Zapata pada menit ke-49. Tendangan penjuru yang dilakukan Felipe berhasil ditanduk Zapata ke sudut kiri atas gawang Milan.

Gol kedua ini membuat Udinese tampil lebih percaya diri. Hingga menit ke-75, Milan harus kerja keras menahan serbuan lawan di lini tengah. Dida harus jatuh bangun mengamankan gawang dari ancaman Floro Flores, D'Agostano, dan Gokhan Inler.

Di tengah badai serangan Udinese, Milan berhasil menyelipkan ancaman melalui Filippo Inzaghi pada menit ke76. Sayang, tandukannya yang menyambut umpan silang Pirlo, masih bisa diblok Handanovic.

Inzaghi kembali mendapat peluang pada menit ke-79. Berdiri di tengah kotak penalti, dia mendapat umpan dari Ronaldinho. Ia lantas menembakkan bola ke sudut kiri bawah gawang. Tetapi, bola gagal menembus tepisan tangan Handanovic.

Usaha Milan baru membuahkan gol pada menit ke-90 melalui Massimo Ambrosini. Mendapat umpan silang dari Kaka, Ambrosini berhasil menyundulnya ke sudut kanan bawah gawang Udinese.

Tak lama setelah gol Ambrosini, pertandingan selesai. Skor 2-1 untuk tuan rumah.

Susunan pemain:
Udinese: Handanovic; Felipe, Zapata, Paquale, Isla; D'Agostino (Obodo 85), Asamoah, Inler, Flore Flores (Sanchez 73); Quagliarella, Pepe (Lukovic 88)

AC Milan: Dida, Maldini, Sanderos, Jankulovski, Zambrotta; Pirlo, Ambrosini, Flamini (Inzaghi 46); Kaka, Seedorf (Ronaldinho 60'), Pato (Shevchenko 73)

Madrid kalah, Barca raih gelar kedua musim ini


May 17, 2009 by bola

Madrid tak berdaya (AP)

Real Madrid menyerah 2-3 dari Villarreal dalam lanjutan kompetisi Divisi Primera La Liga, Sabtu (16/5).

Madrid tertahan di tempat kedua dengan 78 poin. Dengan sisa dua laga, Madrid sudah tak bisa menjangkau Barcelona yang hingga sekarang sudah mengumpulkan 86 poin.

Real Madrid yang mencoba memanfaatkan sisa peluang juara, mencoba tampil menyerang. Namun, tuan rumah Villarreal meladeninya. Mereka bahkan tampil penuh semangat, demi mengejar tiket Liga Champions. Duel pun berlangsung panas sejak awal. Dalam 15 menit pertama, kedua kubu bergantian saling ancam.

Villarreal memenangkan aksi saling serbu ini setelah Robert Pires mengoyak gawang Madrid pada menit ke-17. Memanfaatkan umpan Ariel Ibagaza, Pires menanduk bola ke sudut kanan bawah kiper Madrid, Iker Casillas. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Unggul satu gol, Villarreal tak segan meladeni permainan tempo tinggi Madrid. Pertempuran sengit terjadi di lini tengah. Demi bola, pemain tak segan saling langgar.

Tawar-menawar di barisan gelandang berjalan alot. Kreativitas permainan kedua kubu macet. Rafael van der Vaart dan Arjen Robben tak berkutik menghadapi jegalan Sebastian Eguren. Sebaliknya, Pergerakan Robert Pires juga selalu bisa dibendung Lassana Diarra.

Kerumitan di lini tengah terus berlangsung hingga akhir babak pertama. Skor 1-0 untuk "Kapal Selam Kuning" bertahan hingga akhir laga.

Memasuki babak kedua, Madrid menggebrak dengan permainan cepat. Hasilnya, Rafael Van der Vaart bisa menyarangkan bola ke gawang Diego Lopez padam menit ke-47. Memanfaatkan umpan Gonzalo Higuain, Van der Vaart menyepak bola ke tengah gawang Diego Lopez. Skor berubah 1-1.

Meski lawan berhasil menyusul, Villarreal tidak panik. Mengandalkan penguasaan bola, mereka mencoba mendikte Madrid. Memasuki menit ke-60, tekanan Villarreal semakin besar. Sambil memainkan umpan-umpan pendek, Villarreal tak terburu-buru memaksakan serangan.

Setelah mencari-cari, Javi Venta memutuskan melepas umpan silang. Bola diterima Giuseppe Rossi, sebelum lepas dan tiba di kaki Cani. Dengan dingin, Cani mengempaskannya ke sudut kiri bawah gawang Casillas pada menit ke-62. Villarreal kembali unggul 2-1.

Tak mau kecolongan lagi, Villarreal melanjutkan tekanan. Beberapa kali, Giuseppe Rossi dan Joan Capdevilla mengancam gawang Casillas. Terus menyerang, Villarreal malah kembali kecolongan gol penyama kedudukan Madrid yang dicetak Gonzalo Higuain pada menit ke-87.

Memanfaatkan bola liar, Higuain berhasil menaklukkan Diego Lopez. Tendangannya sempat ditepis oleh Lopez. Namun, bola kembali lagi ke kaki Higuain. Kali ini, tanpa kesulitan Higuain mengempaskan bola ke tengah jala Lopez.

Namun, Madrid memang seperti ditakdirkan kalah. Memasuki menit ke-90, Joan Capdevilla membawa Villarreal kembali unggul, memanfaatkan tendangan penjuru.

Ketika Nihat Kahveci melepas sepak pojok, Casilla mencoba menangkapnya. Namun, bola lepas dan jatuh di kaki Capdevilla. Dengan mudah, ia meloloskan bola ke dalam jala yang sudah kosong. Skor 3-2 untuk Villarreal beratahan hingga akhir laga.

Bagi Villarreal, hasil ini membuat mereka naik ke peringkat kelima dengan 59 poin atau setingkat di bawah zona Liga Champions. Villarreal hanya kalah selisih gol dari Valencia di posisi keempat.

Susunan pemain
Villarreal: Lopez; Godin, Gonzalo, Capdevila, Venta; Pires (Matias Fernandez 82), Eguren, Ibagaza (Bruno 55), Cani; Llorente (Nihat 70), Rossi

Madrid: Casillas; Heinze, Cannavaro, Miguel Torres (Drenthe 74), Ramos; Diarra, Javi Garcia, Van der Vaart (Parejo 74) , Robben; Huntelaar (Higuain 46), Raul\